Biaya konstruksi mulai dari
KALM HOUSE merupakan rumah tinggal 1 lantai dengan luas bangunan 29,60 m², yang dirancang di atas lahan berukuran 5,00 × 8,00 m (40 m²). Hunian ini mengusung gaya modern, minimalis, dan Japandi, dengan desain yang mengutamakan kesederhanaan, fungsi, serta kenyamanan pada lahan yang terbatas. Area depan dilengkapi teras, taman, dan carport yang dapat digunakan untuk 1 sepeda motor. Lantai 1 terdiri dari ruang tamu, ruang makan, dapur, 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang kerja, serta ruang cuci. Tata ruang dibuat kompak dan fungsional dengan area dapur dan ruang makan yang saling terhubung, sehingga aktivitas sehari-hari terasa praktis. Kehadiran ruang kerja juga memberikan area khusus untuk bekerja atau melakukan aktivitas produktif dari rumah. Terdapat taman pada bagian depan dan sisi rumah yang memberikan ruang terbuka sekaligus membantu menghadirkan suasana hijau. Bukaan jendela yang cukup besar memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam ruangan, sementara area teras samping dapat dimanfaatkan sebagai ruang transisi dan area bersantai. Tampilan eksterior memadukan warna putih, aksen kayu, material beton, serta atap genteng berwarna gelap. Kisi-kisi pada area pintu memberikan karakter sekaligus menjaga privasi. Perpaduan material natural dan vegetasi yang asri memperkuat nuansa Japandi dan tropis, sehingga rumah terasa hangat, tenang, terang, dan nyaman untuk ditinggali.
KALM HOUSE merupakan rumah tinggal 1 lantai dengan luas bangunan 29,60 m², yang dirancang di atas lahan berukuran 5,00 × 8,00 m (40 m²). Hunian ini mengusung gaya modern, minimalis, dan Japandi, dengan desain yang mengutamakan kesederhanaan, fungsi, serta kenyamanan pada lahan yang terbatas. Area depan dilengkapi teras, taman, dan carport yang dapat digunakan untuk 1 sepeda motor. Lantai 1 terdiri dari ruang tamu, ruang makan, dapur, 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang kerja, serta ruang cuci. Tata ruang dibuat kompak dan fungsional dengan area dapur dan ruang makan yang saling terhubung, sehingga aktivitas sehari-hari terasa praktis. Kehadiran ruang kerja juga memberikan area khusus untuk bekerja atau melakukan aktivitas produktif dari rumah. Terdapat taman pada bagian depan dan sisi rumah yang memberikan ruang terbuka sekaligus membantu menghadirkan suasana hijau. Bukaan jendela yang cukup besar memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam ruangan, sementara area teras samping dapat dimanfaatkan sebagai ruang transisi dan area bersantai. Tampilan eksterior memadukan warna putih, aksen kayu, material beton, serta atap genteng berwarna gelap. Kisi-kisi pada area pintu memberikan karakter sekaligus menjaga privasi. Perpaduan material natural dan vegetasi yang asri memperkuat nuansa Japandi dan tropis, sehingga rumah terasa hangat, tenang, terang, dan nyaman untuk ditinggali.