Biaya konstruksi mulai dari
RUMAH KENANGA (TIPE A) merupakan rumah tinggal 1 lantai dengan luas bangunan 41 m² yang dirancang di atas lahan seluas 85 m². Hunian ini memadukan gaya minimalis dan tropis dengan tata ruang yang sederhana, fungsional, serta tetap memberikan hubungan yang baik antara ruang dalam dan ruang luar. Area depan dilengkapi teras yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersantai. Di dalam rumah terdapat 2 kamar tidur, kamar mandi luar, serta ruang keluarga, ruang makan, dan dapur yang ditata secara terbuka tanpa banyak sekat sehingga ruang terasa lebih luas dan nyaman. Pada bagian belakang terdapat teras yang dapat menjadi area bersantai sekaligus memberikan potensi pemandangan ke lingkungan sekitar. Area belakang juga dilengkapi tempat menjemur pakaian dan vertical garden yang dapat dimanfaatkan untuk berkebun. Penataan ruang luar ini memberikan tambahan fungsi sekaligus menghadirkan unsur hijau di tengah lahan yang terbatas. Bukaan pada area belakang turut membantu memasukkan cahaya dan udara alami ke dalam rumah. Tampilan eksterior menggabungkan bentuk minimalis dengan karakter tropis melalui atap pelana, aksen kayu berwarna gelap dan natural, bukaan jendela kaca, serta bata roster. Kombinasi tersebut membantu merespons kebutuhan pencahayaan dan penghawaan alami. Dengan komposisi ruang yang efisien, area hijau, dan material bernuansa natural, Rumah Kenanga Tipe A menjadi hunian sederhana yang terasa terang, sejuk, dan nyaman.
RUMAH KENANGA (TIPE A) merupakan rumah tinggal 1 lantai dengan luas bangunan 41 m² yang dirancang di atas lahan seluas 85 m². Hunian ini memadukan gaya minimalis dan tropis dengan tata ruang yang sederhana, fungsional, serta tetap memberikan hubungan yang baik antara ruang dalam dan ruang luar. Area depan dilengkapi teras yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersantai. Di dalam rumah terdapat 2 kamar tidur, kamar mandi luar, serta ruang keluarga, ruang makan, dan dapur yang ditata secara terbuka tanpa banyak sekat sehingga ruang terasa lebih luas dan nyaman. Pada bagian belakang terdapat teras yang dapat menjadi area bersantai sekaligus memberikan potensi pemandangan ke lingkungan sekitar. Area belakang juga dilengkapi tempat menjemur pakaian dan vertical garden yang dapat dimanfaatkan untuk berkebun. Penataan ruang luar ini memberikan tambahan fungsi sekaligus menghadirkan unsur hijau di tengah lahan yang terbatas. Bukaan pada area belakang turut membantu memasukkan cahaya dan udara alami ke dalam rumah. Tampilan eksterior menggabungkan bentuk minimalis dengan karakter tropis melalui atap pelana, aksen kayu berwarna gelap dan natural, bukaan jendela kaca, serta bata roster. Kombinasi tersebut membantu merespons kebutuhan pencahayaan dan penghawaan alami. Dengan komposisi ruang yang efisien, area hijau, dan material bernuansa natural, Rumah Kenanga Tipe A menjadi hunian sederhana yang terasa terang, sejuk, dan nyaman.