Rumah Sasirangan ( Tipe A)

Didesain oleh RZAP Design
4
Telah didownload 0 kali

Rumah Sasirangan ( Tipe A)

Didesain oleh RZAP Design
4

Biaya konstruksi mulai dari

Rp264.000.000


Ukuran Lahan 9m x 22m
Lantai 1
Luas Lahan 198 m2
Kamar Tidur 2
Luas Bangunan 66 m2
Kamar Mandi 1
Gaya Desain Tradisional | Tropical | Minimalis
1
Carport
34.20 m
2
Teras
6.20 m
3
Area Display
7.00 m
4
Area Display
6.00 m
5
Area Display
6.00 m
6
Ruang Tamu
5.00 m
7
Kamar Tidur
9.00 m
8
Ruang Keluarga
8.75 m
9
Kamar Tidur
7.50 m
10
Dapur
2.70 m
11
Ruang Cuci
3.60 m
12
Toilet
3.60 m
13
Teras
0.80 m
14
Ruang Jemur
32.85 m
Struktur
Struktur Beton
Beton Bertulang

Lantai
Lantai Vinyl
Vinyl Flooring 3 mm

Lantai
Lantai Keramik
Keramik 60/60 cm

Lantai
Lantai Carport Paving Block
Paving block

Dinding
Dinding Bata Merah
Batu Bata

Dinding
Plesteran Dinding
Portland Cement 1pc : 5ps

Dinding
Cat Dinding
Cat Interior / Eksterior

Plafon
Rangka Plafond Hollow
Hollow 2/4 dan 4/4 cm

Plafon
Plafond Gypsum
Gypsumboard 9 mm

Atap
Rangka Atap Kayu
Kayu Jati/Bengkirai/Glugu

Atap
Atap Genteng Tanah Liat
Genteng Tanah Liat

Pintu & Jendela
Kusen Aluminium
Aluminium 4"

Pintu & Jendela
Daun Pintu Kayu
Kayu Jati

Pintu & Jendela
Daun Pintu Aluminium
Aluminium 4"

Pintu & Jendela
Daun Jendela Aluminium
Aluminium 4" + kaca

Pintu & Jendela
Pintu PVC
Kusen & daun pintu PVC

Pintu & Jendela
Kusen Kayu
Kayu Jati/Bengkirai/Glugu

Deskripsi

RUMAH SASIRANGAN (TIPE A) merupakan rumah huni sederhana dengan luas bangunan 66,00 m² yang dirancang di atas lahan 198,00 m². Hunian ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kampung Sasirangan, Banjarmasin, sekaligus mengakomodasi aktivitas produksi dan penjualan kain sasirangan. Konsep tropis, tradisional, dan lokal diterapkan agar rumah tetap nyaman sekaligus mendukung kegiatan ekonomi keluarga. Area depan dilengkapi carport, teras, serta ruang display yang dapat digunakan untuk memajang dan menjual kain sasirangan. Ruang display terdiri dari beberapa area yang dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan pemilik. Di dalam rumah terdapat ruang tamu, ruang keluarga, 2 kamar tidur, dapur, ruang laundry, serta kamar mandi/WC. Area belakang dilengkapi teras dan ruang jemur kain yang mendukung aktivitas produksi sasirangan. Material kayu ulin bekas digunakan sebagai salah satu material utama karena relatif ekonomis dan memiliki ketahanan yang baik terhadap pelapukan, air, api, serta hama seperti rayap. Penggunaan material tersebut memberikan karakter natural sekaligus menghadirkan suasana hangat pada ruang-ruang hunian. Tampilan eksterior memadukan material kayu, warna-warna natural, bukaan kaca yang luas, serta atap limasan dengan tritisan lebar. Atap ini memberikan karakter tradisional sekaligus membantu melindungi bangunan dari panas dan hujan. Perpaduan ruang hunian, area usaha, material lokal, dan elemen tropis menjadikan rumah ini fungsional untuk tempat tinggal sekaligus mendukung kegiatan ekonomi keluarga.

RUMAH SASIRANGAN (TIPE A) merupakan rumah huni sederhana dengan luas bangunan 66,00 m² yang dirancang di atas lahan 198,00 m². Hunian ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kampung Sasirangan, Banjarmasin, sekaligus mengakomodasi aktivitas produksi dan penjualan kain sasirangan. Konsep tropis, tradisional, dan lokal diterapkan agar rumah tetap nyaman sekaligus mendukung kegiatan ekonomi keluarga. Area depan dilengkapi carport, teras, serta ruang display yang dapat digunakan untuk memajang dan menjual kain sasirangan. Ruang display terdiri dari beberapa area yang dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan pemilik. Di dalam rumah terdapat ruang tamu, ruang keluarga, 2 kamar tidur, dapur, ruang laundry, serta kamar mandi/WC. Area belakang dilengkapi teras dan ruang jemur kain yang mendukung aktivitas produksi sasirangan. Material kayu ulin bekas digunakan sebagai salah satu material utama karena relatif ekonomis dan memiliki ketahanan yang baik terhadap pelapukan, air, api, serta hama seperti rayap. Penggunaan material tersebut memberikan karakter natural sekaligus menghadirkan suasana hangat pada ruang-ruang hunian. Tampilan eksterior memadukan material kayu, warna-warna natural, bukaan kaca yang luas, serta atap limasan dengan tritisan lebar. Atap ini memberikan karakter tradisional sekaligus membantu melindungi bangunan dari panas dan hujan. Perpaduan ruang hunian, area usaha, material lokal, dan elemen tropis menjadikan rumah ini fungsional untuk tempat tinggal sekaligus mendukung kegiatan ekonomi keluarga.

Konsultasi Gratis
Butuh konsultasi dan modifikasi desain hunian Anda

Wishlist
Unduh Gratis Beli Sekarang
Telah didownload 0 kali
Konsultasi Gratis
Butuh konsultasi dan modifikasi desain hunian Anda
Rekomendasi Desain
Lihat Semua

Rekomendasi Desain