Biaya konstruksi mulai dari
Graha Kriana adalah rumah hunian 2 lantai seluas 214.27 m2 yang berdiri di lahan berukuran 270 m2. Bangunan ini mengusung gaya tradisional, kontemporer, dan tropis. Tatanan ruang yang ada pada lantai dasar terdapat area Carport yang memuat sekitar 2 mobil dan 2 motor (melebar). Pada bagian depan terdapat ruang usaha yang cukup luas. Ruang keluarga, ruang makan dan ruang dapur dibuat terbuka tanpa pembatas dinding serta memiliki akses langsung ke toilet. Pada ruang kerja dan ruang doa dibuat menyatu pada satu ruang dengan pembatas berupa tirai. Kamar tidur utama difasilitasi dengan kamar mandi dalam. Rumah ini juga menyediakan ruang santai di luar ruangan yang dilengkapi dengan gazebo serta kolam ikan diantara 2 bangunan. Pada lantai 2 terdapat 2 kamar tidur dengan 1 kamar mandi serta balkon dengan dua pilihan view yakni ke arah jalan utama dan ke arah taman samping hunian. Bangunan ini mengusung gaya tradisional, kontemporer, dan tropis. Bentuk atap mengadopsi bentuk dari atap Joglo yang dikombinasikan dengan atap miring pada bangunan kedua. Ornamen kayu pada bagian depan dibuat untuk meredam kebisingan dan juga pada matahari. Aksen batu alam pada bagian depan berfungsi untuk mengurangi panas matahari yang masuk ke bangunan serta menonjolkan kesan tropis pada hunian ini.
Graha Kriana adalah rumah hunian 2 lantai seluas 214.27 m2 yang berdiri di lahan berukuran 270 m2. Bangunan ini mengusung gaya tradisional, kontemporer, dan tropis. Tatanan ruang yang ada pada lantai dasar terdapat area Carport yang memuat sekitar 2 mobil dan 2 motor (melebar). Pada bagian depan terdapat ruang usaha yang cukup luas. Ruang keluarga, ruang makan dan ruang dapur dibuat terbuka tanpa pembatas dinding serta memiliki akses langsung ke toilet. Pada ruang kerja dan ruang doa dibuat menyatu pada satu ruang dengan pembatas berupa tirai. Kamar tidur utama difasilitasi dengan kamar mandi dalam. Rumah ini juga menyediakan ruang santai di luar ruangan yang dilengkapi dengan gazebo serta kolam ikan diantara 2 bangunan. Pada lantai 2 terdapat 2 kamar tidur dengan 1 kamar mandi serta balkon dengan dua pilihan view yakni ke arah jalan utama dan ke arah taman samping hunian. Bangunan ini mengusung gaya tradisional, kontemporer, dan tropis. Bentuk atap mengadopsi bentuk dari atap Joglo yang dikombinasikan dengan atap miring pada bangunan kedua. Ornamen kayu pada bagian depan dibuat untuk meredam kebisingan dan juga pada matahari. Aksen batu alam pada bagian depan berfungsi untuk mengurangi panas matahari yang masuk ke bangunan serta menonjolkan kesan tropis pada hunian ini.