Imah Nalayan

Didesain oleh NRW Architect
5.0
4036
Telah didownload 28 kali

Imah Nalayan

Didesain oleh NRW Architect
5.0
4036

Biaya konstruksi mulai dari

Rp157.500.000


Ukuran Lahan 6m x 10m
Lantai 1
Luas Lahan 60 m2
Kamar Tidur 2
Luas Bangunan 45 m2
Kamar Mandi 1
Gaya Desain Tropical | Tradisional
1
Carport
9.00 m
3
Kamar Tidur
9.00 m
4
Ruang Keluarga
9.00 m
5
Kamar Tidur
9.00 m
6
Dapur
6.00 m
7
Teras
3.00 m
7
Teras
6.00 m
8
Toilet
3.00 m
Struktur
Struktur Beton
Beton Bertulang

Struktur
Struktur Kayu
Kayu Jati/Bengkirai/Glugu

Lantai
Lantai Kayu
Kayu Jati/Bengkirai

Dinding
Partisi GRC
GRC/Gypsumbord

Dinding
Cat Dinding
Cat Interior / Eksterior

Atap
Atap Genteng Tanah Liat
Genteng Tanah Liat

Atap
Rangka Atap Kayu
Kayu Jati/Bengkirai/Glugu

Pintu & Jendela
Kusen Kayu
Kayu Jati/Bengkirai/Glugu

Pintu & Jendela
Daun Pintu Kayu
Kayu Jati

Pintu & Jendela
Daun Jendela Aluminium
Aluminium 4" + kaca

Deskripsi

Rumah huni 1 lantai dengan luas 45 m2 yang berdiri di lahan berukuran 60 m2 ini merupakan rumah prototype untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah lingkungan Nelayan. Mengadopsi gaya Tradisional, Tropis. Tatanan ruang pada halaman depan terdapat area untuk meyimpan motor. Ruang keluarga yang difungsikan juga sebagai ruang tamu untuk keluarga dekat, 2 kamar tidur dengan kamar mandi luar, area ruang keluarga dan dapur yang tertata secara open layout. Pada bagian belakang terdapat kamar mandi yang sengaja dibuat pada area luar, yang berdasar dari kebiasaan penghuni membersihkan diri selepas dari laut. Teras belakang dibuat lebih luas sebagai tempat memperbaiki jalah ataupun alat menangkap ikan. Atap terinspirasi dari rumah adat suku baduy yang di transformasikan untuk meletakan jendela pada bagian atasnya sebagai penyalur cahaya dan jalur pembuangan udara panas pada rumah. Fasad bangunan dengan kombinasi konsep Tradisional dan Tropis. Penambahan jendela difungsikan sebagai penyalur cahaya matahari pagi dan bukaannya berfungsi sebagai sirkulasi angin untuk penghawaan alami. Pada area belakang diaplikasikan secondary skin berupa jaring bekas sebagai pembias cahaya. Pengaplikasian talang air diupayakan dapat menyalurkan air hujan ke sumur resapan yang nantinya dapat dimanfaatkan kembali.

Rumah huni 1 lantai dengan luas 45 m2 yang berdiri di lahan berukuran 60 m2 ini merupakan rumah prototype untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah lingkungan Nelayan. Mengadopsi gaya Tradisional, Tropis. Tatanan ruang pada halaman depan terdapat area untuk meyimpan motor. Ruang keluarga yang difungsikan juga sebagai ruang tamu untuk keluarga dekat, 2 kamar tidur dengan kamar mandi luar, area ruang keluarga dan dapur yang tertata secara open layout. Pada bagian belakang terdapat kamar mandi yang sengaja dibuat pada area luar, yang berdasar dari kebiasaan penghuni membersihkan diri selepas dari laut. Teras belakang dibuat lebih luas sebagai tempat memperbaiki jalah ataupun alat menangkap ikan. Atap terinspirasi dari rumah adat suku baduy yang di transformasikan untuk meletakan jendela pada bagian atasnya sebagai penyalur cahaya dan jalur pembuangan udara panas pada rumah. Fasad bangunan dengan kombinasi konsep Tradisional dan Tropis. Penambahan jendela difungsikan sebagai penyalur cahaya matahari pagi dan bukaannya berfungsi sebagai sirkulasi angin untuk penghawaan alami. Pada area belakang diaplikasikan secondary skin berupa jaring bekas sebagai pembias cahaya. Pengaplikasian talang air diupayakan dapat menyalurkan air hujan ke sumur resapan yang nantinya dapat dimanfaatkan kembali.

Ulasan

5.0

/5

5
4
3
2
1

5.0

/5

217 Ulasan

5
4
3
2
1
Konsultasi Gratis
Butuh konsultasi dan modifikasi desain hunian Anda

Wishlist
Unduh Gratis Beli Sekarang
Telah didownload 28 kali
Konsultasi Gratis
Butuh konsultasi dan modifikasi desain hunian Anda
Rekomendasi Desain
Lihat Semua

Rekomendasi Desain